Jenis Layanan

Jenis Layanan

Bidang layanan informasi, promosi, dan kerjasama

Layanan ini memberikan informasi berbagai layanan serta fasilitas yang ada di perpustakaan Universita NU Surabaya. Informasi-informasi terkini tentang perpustakaan dan penelusuran koleksi juga dapat diakses di http//:digilib.unusa.ac.id Adapun layanan yang terdapat pada bidang layanan informasi, antara lain :

  • Layanan kartu baca

Kartu baca diberikan kepada pengunjung dari luar Universitas NU Surabaya dengan fasilitas baca ditempat. Pemustaka yang berminat dapat menghubungi bagian informasi dengan biaya administrasi sebesar Rp. 15.000,- (lima belas ribu rupiah) perorang, berlaku 2 minggu.

  • Layanan kartu super

Kartu super dikeluarkan dari hasil kerjasama perpustakaan perguruan tinggi(FPPTI). Anggota FPPTI terdiri dari banyak perpustakaan perguruan tinggi Jawa timur. Kartu ini diperuntukkan bagi civitas akademik dari anggota FPPTI untuk dapat mengakses fasilitas serta koleksi di perpustakaan, namun hanya baca ditempat saja yang diperkenankan.

  • Layanan pembuatan KTA

Syarat-syarat untuk menjadi anggota perpustakaan diatur sebagai berikut :

  1. Mahasiswa universitas otomatis menjadi anggota
  2. Dosen dan pegawai universitas yang telah memiliki Nomor Pokok Pegawai (NPP) otomatis menjadi anggota

Bidang layanan multimedia

Jenis layanan multimedia yang terdapat pada perpustakaan Universitas NU Surabaya adalah sebagai berikut :

  1. Layanan sirkulasi multimedia
  2. Layanan koleksi digital
  3. Layanan penerimaan tugas akhir

Adapun fasilitas yang terdapat di multimedia meliputi :

  1. Computer dengan CD/DVD room, headset/speaker aktif
  2. Tape recorder dan perangkat audio
  3. DVD player
  4. LED TV
  5. Komputer untuk akses digilib

Bidang layanan serial

Layanan serial merupakan salah satu layanan perpustakaan Universitas NU Surabaya yang biasa disebut layanan terbitan berseri. Koleksi yang tersedia berupa publikasi yang terbit secara berkala, baik jurnal ilmiah maupun majalah populer. Layanan serial terdapat berbagai macam koleksi, baik yang tercetak maupun elektronik. Macam koleksi tercetak dan elektronik, sebagai berikut :

Koleksi tercetak

  • Jurnal tercetak : Jurnal Ilmiah Kesehatan, Jurnal Keperawatan, Jurnal Kebidanan, Midwifery, Jurnal Keperawatan Poltekes Surabaya, Jurnal Kesehatan Poltekes Malang, dll
  • Majalah : Femina, Ayah Bunda, Info Komputer, Parenting, AULA, AULEEA, UMMI, National Geographic Indonesia, Sedap, Noor, Intisari
  • Surat kabar : Jawa Pos, Kompas, Koran Sindo, DUTA, Surya. Radar Surabaya

Koleksi elektronik

  • Jurnal DIKTI : Proquest
  • Konsorsium FPPTI JATIM : Proquest, Gale, Emerald

Bidang layanan referensi

Layanan referensi merupakan layanan yang membantu pengguna untuk menelusur informasi dalam berbagai subjek dengan lebih spesifik, serta memanfaatkan penelusuran yang tersedia secara optimal.

Koleksi referensi merupakan koleksi yang hanya diperbolehkan baca ditempat di perpustakaan Universitas NU Surabaya. Jenis koleksi referensi dibagi menjadi 2, yaitu :

  1. Buku-buku rujukan umum tercetak, antara lain :

Ensiklopedi, kamus, handbook, biografi, geografi dan sejarah, direktori, buku tahunan/almanak, terbitan pemerintahan, bibliografi, indeks, abstrak.

  1. Koleksi Tugas Akhir, meliputi :

Skripsi, tesis, disertasi, laporan penelitian.

Bidang layanan sirkulasi

Layanan sirkulasi merupakan layanan peminjaman dan pengembalian koleksi dan perpanjangan pinjaman. Sistem yang digunakan dalam layanan ini adalah SISTEM TERBUKA (open access). Sistem peminjaman dan pengembalian koleksi dilakukan di perpustakaan dengan dibantu oleh petugas, sedangkan perpanjangan dapat dilakukan secara online melaluiĀ http//:digilib.unusa.ac.id dengan cara login terlebih dahulu.

Bidang layanan bebas pustaka

Bebas pustaka diperlukan bagi mahasiswa yang akan melakukan cuti atau wisuda. Prosedur pengurusan bebas pustaka dapat dilakukan pada bagian sirkulasi. Bebas pustaka dilakukan oleh para mahasiswa untuk menyelesaikan beban terhadap pinjaman atau pengembalian koleksi pada perpustakaan, sehingga mereka terlepas dari denda dan mereka akan mengetahui koleksi yang mereka pinjam dan belum dikembalikan. Setelah melakukan proses ini, keanggotaan akan otomatis di non-aktifkan oleh petugas dan yang bersangkutan tidak lagi menjadi anggota perpustakaan.