Surabaya, 18-19 Mei 2026 – Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan serta penguatan transformasi digital di bidang perpustakaan dan kearsipan, UPT Perpustakaan dan Kearsipan Digital Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) melaksanakan kegiatan studi banding dan benchmarking ke Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), tepatnya pada Bagian Tata Usaha, Layanan Terpadu dan Arsip Digital ITS.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada Selasa–Rabu, 18–19 Mei 2026, dimulai pukul 09.00 WIB, dan menjadi bagian dari langkah strategis UNUSA dalam mengembangkan tata kelola perpustakaan serta sistem arsip digital yang lebih modern, efektif, dan terintegrasi.

Dalam kegiatan tersebut, UPT Perpustakaan dan Kearsipan Digital UNUSA diwakili oleh beberapa pejabat dan tenaga profesional, di antaranya Ibu Yeni Fitria Nurahman, S.IIP., M.SIP selaku Kepala UPT Perpustakaan dan Kearsipan Digital UNUSA, Aidah Safithri, S.IIP selaku Pengelola Arsip UNUSA, Aditya Prayuda Rachmadani, S.IIP selaku pustakawan Perpustakaan UNUSA, serta Ibu Rika Ayuni Nadhilah, S.T., M.MT selaku Kasubdit Subdirektorat Transformasi Organisasi dan Informasi Digital UNUSA

Kunjungan ini disambut hangat oleh pihak ITS melalui Bagian Tata Usaha, Layanan Terpadu dan Arsip Digital yang selama ini dikenal aktif dalam pengembangan sistem layanan administrasi dan pengelolaan arsip berbasis digital.

Kegiatan benchmarking ini berfokus pada berbagai aspek penting dalam pengelolaan arsip dan transformasi layanan digital di lingkungan perguruan tinggi. Beberapa topik yang menjadi pembahasan meliputi alur beserta pedoman tata pengelolaan arsip di perguruan tinggi yang disesuaikan dengan peraturan dari ANRI, sistem informasi pengelolaan arsip digital, tata kelola dokumen elektronik, strategi preservasi arsip digital, digitalisasi layanan administrasi, integrasi sistem informasi kelembagaan, dan pengembangan layanan terpadu berbasis teknologi

Selain diskusi dan sesi sharing pengalaman, delegasi UNUSA juga melakukan observasi langsung terhadap implementasi sistem layanan dan pengelolaan arsip digital yang diterapkan di ITS. Melalui kegiatan ini, diharapkan UNUSA dapat memperoleh referensi dan praktik terbaik (best practice) dalam pengembangan sistem perpustakaan dan kearsipan digital yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.

Kepala UPT Perpustakaan dan Kearsipan Digital UNUSA, Ibu Yeni Fitria Nurahman, S.IIP., M.SIP menyampaikan bahwa kegiatan studi banding ini menjadi langkah penting untuk memperluas wawasan serta meningkatkan kualitas layanan institusi. Menurutnya, transformasi digital di bidang perpustakaan dan kearsipan menjadi kebutuhan penting di era modern, terutama dalam mendukung efektivitas layanan akademik dan administrasi di perguruan tinggi.

“Melalui kegiatan benchmarking ini, kami berharap dapat memperoleh banyak insight dan pengalaman dari ITS terkait pengelolaan arsip digital maupun layanan terpadu berbasis teknologi yang nantinya dapat menjadi referensi pengembangan di lingkungan UNUSA,” ujarnya.

Tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan kelembagaan antara UNUSA dan ITS, khususnya dalam pengembangan inovasi layanan digital, pengelolaan arsip, serta transformasi organisasi berbasis teknologi.

Dengan adanya studi banding dan benchmarking ini, UPT Perpustakaan dan Kearsipan Digital UNUSA menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dalam menghadirkan layanan yang profesional, modern, dan relevan dengan kebutuhan era digital. Transformasi digital bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang kesiapan sumber daya manusia, sistem, dan budaya kerja untuk terus berkembang menuju pelayanan yang lebih optimal.

(Humas Rahmatan Library UNUSA)